Arsitektur Sebagai Kontak dan Relasi Sosial

Penulis: Malachi Raka

Kantor Yayasan Dinamika Edukasi Dasar terletak di Gang Kuwera 14, Mrican, Sleman, Yogyakarta.

Saat saya sedang membaca beberapa artikel tentang arsitektur, ada salah satu hal yang menarik adalah sisi keamanan. Kantor DED (Dinamika Edukasi Dasar) yang tidak ada garasi dan bangunan yang terbuka sehingga masyarakat awam akan berpikir bahwa ada potensi dan rawan kejahatan sehingga kantor DED harus memerlukan keamanan. Namun, Romo Mangun tidak peduli. Woow!? Apakah dia tidak berpikir akan bahayanya pencurian dan perampokan di kantor DED? Nah, penulis akan membahas dengan mengutip salah satu berita yang dipublikasi tahun 2012.

Seperti yang disinggung dalam berita yang berjudul “INSPIRASI DESAIN: Kantor DED, Tanpa Konsep, Rumit namun Artistik” yang dipublikasikan pada tanggal 2 September 2012 oleh Solopos, yang membahas tentang relasi sosial

Bicara dari sisi keamanan dari tindak kriminal, agaknya Romo Mangun tidak terlalu peduli. Ia mengandalkan konsep relasi sosial.Seperti di India, Romo beranggapan keamanan bukan dari bangunan fisik tapi dari sosialnya. Kalau sosial sudah harmonis, rumah terbuka sekalipun akan aman,” tutup lelaki berusia 44 tahun ini yang bernama Ado Bintoro.

Kemudian, penulis melakukan pertanyaan kepada Romo Edy Wiyanto, beliau memberi tanggapan, sebagai berikut:

Memang benar Romo Mangun mengandalkan relasi sosial. Istilah yg digunakan berpagar piring bukan berpagar beling. Kedekatan dengan masyarakat menjadi modal utama keamanan.”

Tanggappan Romo Edy Wiyanto membuatku tertarik untuk mempelajari bagaimana relasi sosial yang mempengaruhi keamanan bangunan (rumah). Sayangnya, saya tidak menemukan dokumen kunjungan Romo Mangun di India seperti yang disebutkan dalam berita tadi, sehingga saya tidak tahu apa alasan Romo Mangun tidak menghendaki keamanan dalam arsitektur kantor DED ini dan memilih membangun relasi sosial dengan masyarakat. Jadi, kita akan mencoba untuk memahami alasan Romo Mangun.

Sebuah arsitektur ini tidak hanya bangunan dan membuat sesuatu yang menarik tetapi arsitektur dibangun untuk interaksi sosial dengan pemilik rumah terhadap masyarakat sekitarnya. Jadi, arsitektur adalah kontak sosial yang tidak mungkin dihindari bahkan jika Anda hendak membangun rumah di tengah sawah tetaplah ada kontak sosial dengan tumbuhan dan makhluk hidup. Membangun sosial yang baik berarti kehadiran bangunan juga baik.

Menurut Romo Edy Wiyanto, pendekatan Romo Mangun ini mengikuti gaya pendekatan arsitektur vernakular. Arsitektur yang menghargai dan mengangkat nilai-nilai kearifan local dimana bangunan dibangun. Bukan hanya sisi nilai tetapi juga menggunakan bahan bangunan yang ada di sekitar.

Oleh karena itu, pemikiran Romo Mangun yang didasari konsep kasih atau konsep ajrih-asih yang menjadi bagian hukum Kekristenan yang meneledani Tuhan Yesus sebagai pribadi yang mulia dan kasih pada sesama. Oleh karena itu, dia akan memilih membangun relasi sosial agar sosial yang semakin baik maka semakin baik terjaminnya keamanan. Oleh karena itu, saya pernah meninggalkan flashdisk dan beberapa barang yang tersimpan di meja saya selama 1-2 hari tetapi tidak ada yang hilang! Jadi, konsep relasi sosial yang dibangun oleh Romo Mangun memang brillian dan mengagumkan.

Kantor DED dibangun untuk memberi akses yang lebih luas kepada masyarakat yang ingin mengenal lebih dalam tentang bangunan itu, sehingga kantor DED menjanjikan keamanan dan masyarakat turut berperan sama yaitu memberi jaminan keamanan satu sama lain, sehingga tidak perlu ada satpam yang menjaga tetapi semua saling menjaga satu sama lain. Ini disebut simbiosis mutualisme.

Maka Romo Mangun tidak peduli dengan sisi keamanan tetapi dia memikirkan bagaimana relasi sosial yang hendak dia bangun agar harmonis dan baik sehingga nantinya dia akan mempercayai bahwa semua akan menjaga keamanan kalau sosialnya harmonis. Seperti apa yang saya alami.

Memang brillian dan mengagumkan.

Sumber:

https://www.solopos.com/inspirasi-desain-kantor-ded-tanpa-konsep-rumit-namun-artistik-324091

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top